
Piagam Komite Audit merupakan pedoman resmi yang mengatur struktur, tugas, tanggung jawab, dan kewenangan Komite Audit dalam menjalankan fungsi pengawasan independen. Dokumen ini disusun untuk memastikan transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas pelaksanaan pengawasan terhadap proses pelaporan keuangan, audit, serta kepatuhan terhadap peraturan.


Ketua Komite Audit
Merupakan lulusan Akademi Angkatan Udara pada tahun 1981.
Beliau memiliki pengalaman kepemimpinan yang luas di bidang pertahanan, pendidikan militer, dan tata kelola organisasi. Sebelum bergabung dengan Perseroan, beliau menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Udara Republik Indonesia pada tahun 2012. Sebelumnya, beliau menjabat sebagai Gubernur Akademi Angkatan Udara Republik Indonesia pada tahun 2011 serta memegang berbagai posisi strategis di lingkungan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara.
Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi, Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Utama Perseroan.

Anggota Komite Audit
Memperoleh gelar Doktor Ilmu Ekonomi dari Universitas Sriwijaya pada tahun 2018, gelar Magister Manajemen Keuangan dari Universitas Sriwijaya pada tahun 1998, serta menyelesaikan pendidikan Sarjana Manajemen pada tahun 1985 dan Sarjana Akuntansi pada tahun 1997 di Fakultas Ekonomi Universitas Sriwijaya.
Beliau mulai menjabat sebagai Anggota Komite Audit Perseroan sejak 16 Juli 2026 berdasarkan Keputusan Dewan Komisaris PT Bukit Asam Tbk Nomor: 5/SK/PTBA-DEKOM/VII/2026 Tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota Komite Audit PT Bukit Asam (Persero) Tbk.
Memiliki pengalaman profesional lebih dari 40 tahun di bidang audit, pengawasan, tata kelola perusahaan (good corporate governance), manajemen risiko, keuangan, dan pengendalian intern pada sektor pemerintahan, BUMN/BUMD, serta organisasi kemasyarakatan. Mengawali karier di PT Pupuk Sriwidjaja (PUSRI) Palembang pada tahun 1976, kemudian berkarier di Kementerian Keuangan dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) hingga mencapai pangkat Pembina Utama (Golongan IV/e).
Selama kariernya, pernah menjabat sebagai Auditor, Pengendali Teknis Audit, pejabat struktural di lingkungan BPKP, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Sumatera Selatan, Direktur Pengawasan Lembaga Perekonomian Lainnya BPKP, Komisaris Utama pada perusahaan grup BUMN, Komisaris dan Direktur Utama BUMD, serta konsultan di bidang manajemen dan keuangan. Pengalaman tersebut memberikan kompetensi yang kuat dalam pengawasan, audit, manajemen risiko, tata kelola perusahaan, kepatuhan, serta penguatan sistem pengendalian intern. Memenuhi permintaan Walikota Palembang, saat ini beliau mengawal akuntabilitas RSUD Palembang BARI sebagai Konsultan Manajemen dan Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).
Piagam Komite Pemantau Risiko dan Tata Kelola Terintegrasi (KPR & TKT) ditetapkan sebagai acuan kerja yang mengatur peran, tanggung jawab, dan wewenang komite dalam mengawasi manajemen risiko serta penerapan tata kelola perusahaan yang terintegrasi di lingkungan Perseroan. Dokumen ini memastikan agar prinsip kehati-hatian dan kepatuhan dijalankan secara konsisten dan berkesinambungan.


Ketua
Merupakan lulusan Akademi Angkatan Udara pada tahun 1981.
Beliau memiliki pengalaman kepemimpinan yang luas di bidang pertahanan, pendidikan militer, dan tata kelola organisasi. Sebelum bergabung dengan Perseroan, beliau menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Udara Republik Indonesia pada tahun 2012. Sebelumnya, beliau menjabat sebagai Gubernur Akademi Angkatan Udara Republik Indonesia pada tahun 2011 serta memegang berbagai posisi strategis di lingkungan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara.
Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi, Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Utama Perseroan.
SK Pedoman Nominasi dan Remunerasi menetapkan tata cara dan kriteria dalam proses pengusulan, penilaian, serta pemberian remunerasi kepada anggota Direksi dan Dewan Komisaris. Pedoman ini disusun untuk memastikan proses nominasi dan remunerasi dilakukan secara objektif, transparan, serta sesuai dengan prinsip tata kelola yang baik.


Ketua
Meraih gelar Sarjana (S1) Ekonomi dari Universitas Indonesia, dua gelar Magister (S2) yaitu Master of Business Administration dari University of Arkansas dan Economic Institute, Boulder, serta gelar Doktor (S3) dari Universitas Gadjah Mada. Beliau merupakan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis serta Fakultas Komunikasi dan Diplomasi Universitas Pertamina, sekaligus dosen tetap Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia.
Sebelumnya, beliau telah menduduki sejumlah posisi strategis, antara lain sebagai Wakil Direktur Utama PT Daya Makara Universitas Indonesia (2009 - 2018), Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko PT Jamsostek/BP Jamsostek (2007 - 2008), serta Direktur Keuangan dan Sumber Daya manusia Lembaga Manajemen (LM) Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (2006 - 2007).
Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi, Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Utama.

Wakil Ketua Bidang Pemantau Risiko
Meraih gelar Sarjana (S1) di bidang Sosial Politik dari Universitas Jenderal Soedirman, Magister (S2) Ekonomi Pembangunan dari Universitas Gadjah Mada, dan Doktor (S3) Manajemen dan Bisnis dari Institut Pertanian Bogor. Beliau menjabat sebagai Inspektur Jenderal Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (2024 - sekarang).
Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi, Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Utama.

Wakil Ketua Bidang Tata Kelola Terintegrasi
Meraih gelar Sarjana (S1) Ekonomi dari Universitas Indonesia dan Magister (S2) Master of Business Administration dari Golden Gate University. Sebelumnya, beliau pernah menjabat sebagai Sekretaris Yayasan Pengembangan Manajemen Indonesia (2014–2017), Direktur PT Berau Coal (2010–2014), Komisaris PT Sari Melati Kencana (2011–2012), dan Direktur PT Berau Coal Energy Tbk (2010–2011).
Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi, Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Utama.

Wakil Ketua Bidang Pasca Tambang, Proyek Strategis, dan IT
Meraih gelar Sarjana (S1) Biologi dari Universitas Nasional, Magister (S2) Ilmu Lingkungan dari Universitas Indonesia, dan Doktor (S3) di bidang Urban and Environmental Engineering dari Kyushu University.
Beliau menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi Sumber Daya Alam Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) Republik Indonesia (2024 - sekarang). Sebelumnya, beliau menjabat sebagai Direktur Pembinaan Pengusahaan Batubara KESDM RI (2022 - 2024) dan Direktur Teknik dan Lingkungan KESDM RI (2020 - 2024).
Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi, Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Utama.

Wakil Ketua Bidang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
Meraih gelar Sarjana (S1) dari Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga. Sebelumnya, beliau pernah menduduki berbagai posisi strategis, antara lain sebagai Staf Khusus Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) (2020 - 2024), Sekretaris Utama BIN (2014 - 2020), dan Komisaris PT Aneka Tambang Tbk (2012 - 2020).
Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi, Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Utama.

Anggota
Meraih Gelar Sarjana (S1) Ekonomi dari Universitas Indonesia. Saat ini beliau menjabat sebagai Anggota Komite Pemantau Risiko dan Tata Kelola Integrasi berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor 10/SK/PTBA-DEKOM/IX/2025. Selain itu, beliau juga merupakan Asesor Manajemen Risiko – Badan Sertifikasi Manajemen Risko.
Sebelum menjadi Asesor Manajemen Risiko di Badan Sertifikasi Manajemen Risiko, beliau merupakan Presiden Direktur di PT Bank of India Indonesia Tbk. Beliau memiliki keahlian di bidang audit, risk management, dan governance.

Anggota
Meraih gelar Sarjana Teknik Kimia dari Institut Teknologi Bandung, Magister Teknik Kimia dari Institut Teknologi Bandung, serta Doktor Rekayasa Sistem Keselamatan dari Universitas Hirosaki, Jepang. Beliau mulai menjabat sebagai Anggota Komite Pemantau Risiko dan Tata Kelola Terintegrasi sejak 16 Juli 2026 berdasarkan Keputusan Dewan Komisaris PT Bukit Asam (Persero) Tbk Nomor: 4/SK/PTBA-DEKOM/VII/2026 Tentang Pengangkatan Anggota Komite Pemantau Risiko dan Tata Kelola Terintegrasi PT Bukit Asam (Persero) Tbk.
Sebelumnya menjabat sebagai Komite Audit sejak 1 September 2025 berdasarkan Keputusan Dewan Komisaris PT Bukit Asam Tbk Nomor: 07/SK/PTBA-DEKOM/IX/2025 tentang Pengangkatan Anggota Komite Audit PT Bukit Asam Tbk.
Beliau merupakan insinyur terdaftar pada ASEAN Federation of Engineering Organizations. Saat ini, beliau bekerja sebagai Asisten Profesor pada Departemen Teknik Bioenergi dan Kemurgi, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Bandung (2017–sekarang).

Anggota
Meraih gelar Sarjana (S1) Manajemen dari Universitas Indonesia serta Master of Business Administration (MBA) dari Cleveland State University, Ohio, Amerika Serikat, dengan konsentrasi Perilaku Organisasi dan Manajemen Sumber Daya Manusia. Saat ini beliau menjabat sebagai Anggota Senat Akademik Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, dan merupakan Associate Professor di Universitas Indonesia.
Sebelumnya, beliau pernah menduduki sejumlah posisi strategis, antara lain sebagai Wakil Rektor Bidang Akademik & Hubungan Kemahasiswaan Universitas Pertamina (2021–2023), Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengembangan & Kerjasama Universitas Pertamina (2016–2021), Dekan Sampoerna School of Business (2012–2013), Direktur Eksekutif & Dekan IPMI (2010–2012), serta Komisaris Independen & Ketua Komite Audit PT Pertamina Geothermal Energy (2008–2011).
Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi, Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Utama

Anggota
Meraih Gelar Sarjana Ekonomi ilmu Manajemen dari Universitas Indonesia, dan Magister Manajemen dari Universitas Indonesia. Beliau mulai menjabat sebagai Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan sejak tanggal 1 Desember 2025 berdasarkan Keputusan Dewan Komisaris PT Bukit Asam Tbk Nomor: 16/SK/PTBA-DEKOM/XII/2025 Tentang Pengangkatan Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi PT Bukit Asam Tbk.
Beliau merupakan ahli dalam bidang tata kelola dengan sertifikat diantaranya Chief Governance Officer (CCGO) dan Certified Governance Oversight Professional (CGOP). Dengan pengalaman kerja di berbagai perusahaan yang bergerak di bidang keuangan serta rekam jejak pengalaman di kantor konsultan manajemen.