· Sorotan
4 Pedoman Pelaksanaan Penerapan GCG di PTBA

Untuk menjamin efektivitas penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik, PTBA menggunakan beberapa pedoman dalam pelaksanaannya. Pedoman tersebut adalah;
- Board Manual
Merupakan pedoman kerja bagi Dewan Komisaris, Direksi dan Perangkatnya. Di dalam board manual, tata laksana hubungan antara Dewan Komisaris dan Direksi termasuk
pembagian wewenang dan tanggungjawabnya telah diatur dengan jelas. - Panduan Tata Kelola Perusahaan
Panduan ini sering dikenal dengan nama panduan GCG yang berisi prinsip-prinsip pengelolaan perusahaan yang dijabarkan dalam berbagai kebijakan dan petunjuk teknis
pelaksanaan. Panduan GCG menjadi acuan bagi Pemegang Saham, Dewan Komisaris, Direksi, Pegawai termasuk pemangku kepentingan lainnya dalam berhubungan dengan PTBA. - Kode Etik Berperilaku
Merupakan perangkat dalam meningkatkan integritas insan PTBA di setiap level untuk memaksimalkan penerapan best practices GCG. Pedoman ini meliputi Etika Bisnis
Perseroan, Etika Perilaku Individu, Sosialisasi dan pelaporan atas pelanggaran dan peryataan kepatuhan Kode Etik Berperilaku. - Sistem Pelaporan Pelanggaran (SPP)
SPP bertujuan untuk menciptakan iklim usaha yang baik dan mendorong pelaporan pelanggaran yang dapat menimbulkan kerugian financial maupun non finansial; mengurangi kerugian yang terjadi akibat pelanggaran melalui deteksi dini dan mempersiapkan mekanisme deteksi dini atas kemungkinan terjadinya masalah akibat suatu pelanggaran. Untuk mendorong keberanian saksi pelapor, maka PTBA menetapkan prosedur yang mampu menjamin kerahasiaan identitas pelapor dan petugas investigasinya.