· Sorotan
PTBA Raih Net Profit Margin Tertinggi

PT Bukit Asam (Persero) Tbk. atau PTBA dalam periode Januari-September 2015, memperoleh 14% laba bersih (Net Profit Margin/NPM) atau tertinggi di industri pertambangan batu bara nasional. PTBA pun menempati urutan NPM tertinggi keempat dibandingkan dengan perusahaan batu bara kelas dunia lainnya. PTBA memperoleh 16% operating profit margin (OPM) dan 29% gross profit margin (GPM), seperti yang dilansir Bloomberg. Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) dan Indonesia Mining Institute (IMI) memperkirakan sejak 2011, sekitar 70% pelaku industri batubara nasional mengalami kerugian, dan 40% sudah menutup produksinya. Namun PTBA tetap mendulang prestasi meskipun penurunan harga jual batubara turun ke Rp 712.099 / ton.
Perolehan laba bersih PTBA periode Januari-September 2015 tercatat sebesar Rp1,5 triliun, terdiri dari Rp0,34 triliun (Triwulan 1), Rp0,45 triliun (Triwulan 2) dan Rp0,71 triliun. Pendapatan PTBA mengalami kenaikan menjadi Rp10.5 triliun (naik 9%). Kenaikan ini berasal dari efisiensi biaya melalui program optimasi yang dijalankan dan peningkatan volume penjualan batubara menjadi 14,35 juta ton (naik 8%) bila dibandingkan tahun lalu. Komposisi penjualan terdiri dari 48% ekspor dan 52% penjualan domestik dengan prioritas batu bara berkalori tinggi untuk pasar ekspor. Berdasarkan peningkatan kinerja operasional dan keuangan periode Januari-September 2015 ini, PTBA optimistis dapat meraih kinerja lebih baik di tahun 2015.