· Sorotan
PTBA Catat Penjualan Semester I 2015Naik Menjadi 9,03 Juta Ton

PT Tambang Batubara Bukit Asam (Persero) Tbk atau PTBA mencatat angka penjualan batubara sebesar 9,03 juta ton di paruh pertama 2015. Angka ini merupakan peningkatan 2,02 persen dibandingkan penjualan tahun lalu pada periode yang sama (8,83 juta ton). Penjualan ini terdiri dari Ekspor sebesar 4,41 juta ton (naik 20 persen) dan penjualan domestik sebesar 4,62 juta ton (turun 10 persen). Komposisi ekspor 49 persen sedangkan penjualan domestik 51 persen. Negara tujuan utama ekspor PTBA di antaranya adalah Taiwan, Jepang, Malaysia dan India, serta penetrasi ke pasar baru potensial lainnya, seperti Kamboja, Korea Selatan, Srilanka, Banglades, dan Vietnam.
PTBA memperoleh pendapatan Rp 6,51 triliun, atau meningkat 1 persen dibandingkan pendapatan tahun lalu (Rp 6,43 triliun) pada periode yang sama. Sedangkan harga jual rata-rata mengalami penurunan 3 persen menjadi Rp 703.005,- per ton dibandingkan dengan tahun lalu (Rp 726.766,-) pada periode yang sama. Perseroan membukukan Laba Bersih sebesar Rp 0,8 triliun dengan Gross Profit Margin (GPM) sebesar 26 persen, Operating Profit Margin (OPM) 14 persen dan Net Profit Margin (NPM) sebesar 12 persen.
Volume Penjualan batubara sebesar 8,32 juta ton (Produksi sendiri) dan 0,82 juta ton (Pembelian dari pihak ketiga). Kenaikan volume Penjualan akibat dari peningkatan kapasitas angkutan kereta api dari lokasi tambang di Tanjung Enim. Sementara itu Stripping Ratio (SR) atau nisbah kupas tambang Tanjung Enim naik menjadi 4,91 X dibanding periode yang sama pada tahun lalu (4,52 x). Peningkatan ini merupakan akibat adanya pembukaan lokasi tambang (Pit) baru untuk memenuhi target produksi di tahun 2015.