· Sorotan
Transformasi Bisnis dan Diversifikasi Usaha PTBA (2)

Saat ini kiprah bisnis PT Bukit Asam Tbk (PTBA) telah berubah. BUMN yang awalnya merupakan perusahaan penambang dan penjual bahan tambang batubara, saat ini bertransformasi menjadi penyedia energi. Energi tersebut dihasilkan dengan menggunakan bahan bakar batubara dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Berdasarkan annual report PTBA tahun 2014, pendapatan perusahaan mengalami peningkatan sebesar 16,7% dari 11,21 triliun rupiah menjadi 13,08 triliun rupiah.
Salah satu langkah strategis PTBA dalam meningkatkan efisiensi adalah melalui pengurangan biaya listrik, yaitu dengan menggunakan listrik dari PLTU milik sendiri. Di Mulut Tambang, PTBA telah memanfaatkan tenaga listrik yang berasal dari PLTU 2 x 10 MW. Sedangkan di Bandar Lampung, energi listrik yang dihasilkan PLTU 2 x 8 MW milik sendiri digunakan untuk mendukung operasional Pelabuhan Tarahan. Kedua PLTU tersebut menggunakan bahan bakar batubara yang tidak layak jual. Kelebihan daya listrik yang dihasilkan kedua PLTU ini dijual ke PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan malah menambah pendapatan bagi PTBA sekitar 55,44 miliar rupiah.
Dalam waktu dekat, PLTU Banjarsari dangan kapasitas 2 x 110 MW akan rampung dan selanjutnya akan di susul dengan proses ekstensi PLTU Banjarsari II. Selain itu, PLTU dengan kapasitas 2 x 620 MW di Banko Tengah yang dijadwalkan siap beroperasi di tahun 2019, kini sudah memasuki tahap persiapan pembangunan. Sedangkan PLTU Peranap 800 – 1.200 MW PLTU Inalum 1.000 MW dalam tahap studi kelayakan.
Di skala internasional PTBA sedang mengkaji untuk melakukan akuisisi terhadap Ignite On international market. PTBA sedang melakukan kajian untuk melakukan akuisisi terhadap sebagian saham Ignite Resource Ltd dan teknolgi yang dimilikinya dalam batu bara cair dan teknologi catalic hydro therma reactor (Cat HTR) yang memiliki kegunaan untuk mengolah barubara berkalori rendah menjadi synthetic crude oil (SCO) dan selanjutnya akan diolah lagi menjadi gasoline, avtur dan minyak diesel.